air….
jelas sekali akan menjadi bagian terbesar dalam hidup kita seiring dengan udara yang membuat kita bisa bernafas. Tapi apa jadinya bila air ini melimpah ruah sehingga membuat diri kita justru kalang kabut kebingungan, bahkan merasa terancam? Mungkin ini seperti halnya saat orang kesesakan karena tidak cukup udara kemudian dihadapakan dengan angin puting beliung yang saat ini juga populer berayun di beberapa temapt di sekitar kita.
Air dan udara (angin) yang selama ini disyukuri oleh manusia sebagai sumber hidup, sebagai sumber penolong atas kesesakan dan kedahgaan telah berubah menjadi monster malapetaka yang menghancurkan pengharapan banyak orang . Belum sempat orang-orang itu berharap akan cita-cita baru dipenghujung tahun 2007 untuk menyambut Tahun Baru 2008, ternyata harus mengalami air bah dan sapuan angin puting beliung dimana-mana…
“Syukur lah To, kita ada di jogja”
begitu kurang lebih kalimat yang pernah keluar dari mulut sahabat baikku ketika kami sedang bersama-sama pulang dari kondangan


